Skip to main content

Posts

manusia dan angka

  Manusia dan segala angka tentangnya Sesimpul harap yang dirapal manusia Merayakan angka yang perlahan sirna Dan manusia lupa, segala yang diraya akan tiada Manusia begitu khusyuk pada bahagia dan sedinya Hingga lupa bahwa keduanya, hanya singgah sementara Merayakan tanpa arti dan merenungi tanpa mengerti Manusia sering lupa bahwasanya tiada yang abadi Satu satunya yang abadi ialah HIDUP JOKOWIIIII!!!!!
Recent posts

1 Tahun

  Buuuk, Dana punya banyak cerita tentang dunia mulai dari cerita menyombongkan diri, hingga cerita tentang betapa ‘syahdu’ rezim ini. (HIDUP JOKOWI!!!) eh perhelatan akrobat internasional juga tidak kalah ‘syahdu’ di ujung dunia yang menjelang akan runtuhnya sesekali terbesit, Dana ingin bisa pulang sebentar dan mengeluh tanpa harus terlihat tegar dalam ke-hingar bingar-an dunia Dana semakin sadar yang paling Dana rindukan bukan rumah, bukan masakan Ibuk, tapi perasaan tenang. karena masih punya tempat pulang untuk jadi anak kecil lagi di depan Ibuk.

Syawal

  If in Ramadan I only wanted to tell stories, in Syawal I just want to come home. To kiss Ibuk’s hand, to ask for forgiveness, and to hear Ibuk say that everything has been forgiven. But now, I entrust every apology through prayer. I begin to understand, this loss does not leave when Ramadan ends, and it doesn’t fade on Eid Day. It stays, but it no longer only brings pain.

this universe is empty space without you

  If the multiverse is real, I would want to be the first person to travel to another universe. Not to change anything, but just to see you living happily there, growing old in peace. And maybe, in that universe, I could become someone who truly makes you proud.

Ramadhan 1447 Hijriah

  Horeee Ramadhan datang lagi, adzan maghrib masih menjadi adzan paling merdu, namun tempat itu menyisakan sunyi karena ada seseorang tidak di sana lagi. syukur, Ramadhan sekarang banyak tersenyum, bisa tertawa lepas saat cerita hal hal gak penting, atau terbahak bahak tentang hidup yang bikin pening, Buk, Dana merasa senang, benar-benar senang namun di setiap kesenangan ini selalu ada satu ruang kosong yang diam-diam terisi sedih. Ruang itu bernama: “andaikan rasa senang ini bisa Dana ceritakan ke Ibuk” Dana sering membayangkan, jika Ibuk masih di samping Dana, Dana akan bercerita panjang lebar, tentang hari-hari Dana, tentang mimpi-mimpi Dana, tentang kesoktahuan Dana, tentang begitu lemahnya Dana, dan tentang, semua tentang Dana Bersama kesusahan ada kemudahan. Mungkin inilah bentuk kemudahan itu Dana tidak lagi gelisah memikirkan kondisi Ibuk, Dana tidak lagi cemas menebak-nebak rasa sakit Ibuk, karena Dana percaya Ibuk sudah berada di tempat yang lebih nyaman, lebih lapang dan...

100 hari an Ibuk

  Hari ini genap 100 hari an, Buk. tanpa suara cerewetmu yang membangunkan pagiku. tanpa langkah sempoyonganmu yang harus memegangi seluruh dinding rumah. tanpa tatapan sinismu ketika aku berbuat salah. 100 hari an terasa cepat karena kenangan Ibuk masih begitu dekat. tapi juga terasa lambat karena setiap detik tanpa Ibuk dipenuhi rindu yang berat. Di 100 hari an ini, Dana tahu, Buk, Ibuk kini sudah bebas dari perih, nyeri, ngilu, pusing dan segala macam sakit lainnya. sudah beristirahat dalam pelukanNya. yang Dana pasti yakin lebih lembut dari pelukan Ayah, Roro, Nina ataupun Dana. 100 hari an ini, hanya awal dari secuil rindu yang tak berujung. Sampai saat nanti Kita dipertemukan kembali, dalam dekapan hangat dan sama sekali tak merasakan sakit lagi. dan yang pasti, dekapan Kita tak akan pernah terpisah lagi. Dengan penuh cinta dan doa, Dari Dana yang selalu rindu Ibuk selamanya.

Dana Kangen Buk

  Buk, Hari-hari ini terasa hampa, karena tidak ada lagi suara Ibuk, tidak ada lagi tangan yang hangat menggenggamku sambil merintih kesakitan. Aku kangen, Buk. Kangen senyum Ibuk. Kangen semua hal sederhana yang dulu rasanya biasa saja tapi sekarang jadi segalanya. Tapi Dana juga tahu, Buk Ibuk sudah tidak sakit lagi sekarang. Ibuk sudah bisa beristirahat, tanpa rasa nyeri, tanpa tangis. Dana di sini, Buk… akan terus hidup dengan cinta Ibuk yang terus mengalir pada tiap nadi. Sampai nanti kita dipertemukan lagi, dalam pelukan yang tak akan pernah henti. Dengan penuh cinta, Dana yang sangat mencintaimu. ❤️ aku hanya bisa tenggelam merasakan apa yang sebelumnya kutakutkan aku tau ini hanya sementara tapi sementara ini berlangsung sangat lama tanpamu