1 Juni 2025, pukul 07.42 WIB
Ada banyak hal yang sudah aku lupa,
tetapi waktu itu masih kuingat dengan jelas.
Itu adalah pagi ketika Ibu sudah tidak sakit lagi.
Sejak hari itu,
aku masih menjalani hidup seperti biasa.
Bangun pagi, bekerja, bertemu orang-orang,
tertawa pada beberapa hal,
dan mengeluh pada hal lainnya.
Tetapi ada satu yang berbeda.
Aku tidak bisa lagi menelepon Ibu.
Tidak bisa lagi bercerita tentang hariku.
Tidak bisa lagi mendengar pertanyaan sederhana,
"Sudah makan belum?"
Aku sering merindukan hal-hal kecil itu.
Semakin dewasa,
aku semakin mengerti bahwa cinta Ibu
tidak selalu hadir dalam kata-kata besar.
Cinta itu ada dalam doa-doa yang diam,
dalam kekhawatiran yang sering tidak terlihat,
dan dalam pengorbanan yang dulu kuanggap biasa.
Hari ini aku masih melangkah.
Kadang kuat, kadang tidak.
Tetapi aku tahu,
di setiap langkah yang baik,
ada bagian dari Ibu yang ikut hidup di dalam diriku.
Dan jika suatu hari orang bertanya
apa yang paling aku ingat tentang Ibu,
jawabanku sederhana
cinta yang tidak pernah meminta balasan.

Comments
Post a Comment